Bandara Kertajati Bakal Dilengkapi Hotel Berbintang Tiga



PT Jaswita Jabar, BUMD kepunyaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akanmembina sebuah hotel bintang tiga dengan 7 lantai di area komersial Bandara Internasional Jawa Barat , tempatnya tak jauh dari terminal BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Jaswita Jabar Ade Dikdik Isnandar mengungkapkan, hotel yang rencananya bakal diberi nama Hotel Internasional Airport ini, pembangunannya direncanakan akan dilaksanakan secepatnya sebab hotel ditargetkan berlalu selama setahun setengah dengan kapasitas 175 kamaristirahat dengan enam atau tujuh lantai.

“Namun 40 kamar istirahat di antaranya ditargetkan berlalu pada bulan September mendatang, untuk memburu kebutuhan untuk kru pesawat dansemua penumpang bandara Kertajati yang estimasinya menjangkau 2 juta penumpang per tahun,”ungkapnya, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, perkiraan untuk pembangunan hotel tersebut diduga mencapai Rp125 milyar sampai Rp130 miliaran, dengan sumber dana sebesar 70% atau 60% dari dana perbankan serta sisanya dari perusahaan atau Pemprov Jabar.

Dia optimis hotel yang dibangunnya paling prospektif dan diduga 7sampai 8 tahun sudah dapat kembali modal, setelah tersebut barudeviden akan didapatkan perusahaan. Sikap optimisme ini menyaksikan potensi jumlah penumpang yang akan memakai Bandara Kertajati.

“Hotel yang bakal kami bangun ini sebenarnya belum diberi nama, melulu kami perkirakan nama hotel tersebut Kertajati Internasional Airfort. Nama hotel ini bakal kami bicarakan pulang baik dengan PT BIJB maupun Pemprov Jabar," katanya.

Pembangunan hotel ini, lanjutnya, untuk membalas tantangan dari anggota DPRD Jawa Barat khususnya Komisi IV, sekitar ini perusahaan yang kami kelola seringkali hanya menyewakan aset tapi sekarang dibuktikan dapat melakukan kerjasama.

“Latar belakang kami mengerjakan hotel ini selain guna membuktikanketerampilan kami guna berbisni di bidang lain, pun melihat potensi jumlah penumpang yang katanya bakal ada 2 juta penumpang yangmengerjakan transportasi udara di BIJB, dengan menyaksikan potensi yang demikian tidak sedikit paling tidak 500 penumpang saja yang menginap di hotel, tersebut sudah dapat menghidupi hotel. Itulah anda buat bangun pariwisata hotel,”terangnya.

Hotel ini berkolaborasi dengan PT BIJB, sifatnya sharing deviden sertasesudah 30 tahun, hotel akan di berikan kepada PT BIJB sebagai empunya selanjutnya. Menyinggung soal tenaga kerja Ade menebak dengan kapasitas 175 kamar tidur ditebak akan dapat menyerap selama 140 tenaga kerja. Yang diinginkan para tenaga kerja dapat direkrut dari penduduk sekitar Bandara atau dari Kabupaten Majalengka.

Sementara, Direktur Keuangan PT BIJB M Singgih menambahkan pembangunan hotel tersebut ialah salah satu sektor yang dikerjakan dari penghasilan bandara. Karena terdapat dua penghasilan dari pengelolaan bandara yaitu aero dan non aero. Hotel ialah salah satu penghasilan non aero laksana halnya pengadaan bahan bakar, cargo dan lain-lainnya.

“Penunjukan PT Jaswita Jabar yang membina hotel tersebut, sesudah PT BIJB mengerjakan seleksi terhadap sebanyak perusahaan perhotelan lainnya. Perusahaan ini kami nilai lumayan baik dan mempunyai pengalaman yang mumpuni,”tambahnya.

Ke depan menurutnya akan dibangun 3 bandara di area komersial BIJB ini, ketiga hotel itu setara bintang II, III dan IV.


Bandara Kertajati Bakal Dilengkapi Hotel Berbintang Tiga Bandara Kertajati Bakal Dilengkapi Hotel Berbintang Tiga Reviewed by Mutia Olyvia on Mei 23, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.