Debut Perdana, Saham Rumah Sakit Hermina Langsung Turun 2,7%



Induk perusahaan Rumah Sakit (RS) Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) meningkatkan jumlah susunan perusahaan terdaftar di pasar modal. Medikaloka Hermina resmi terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan ke 14 yang melantai di pasar modal di tahun 2018 dengan kode saham HEAL.

Perseroan melepas sejumlah 351.380.800 saham atau selama 11,8% dari modal ditempatkan dan disetor sesudah Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO). Adapun harga saham pada pendaftaran perdana diputuskan pada harga Rp3.700 per saham

Pada pendaftaran perdana, saham HEAL turun 2,7% atau 100 poin ke level Rp3.600 dari harga pendahuluan Rp3.700. Saham HEAL ditransaksikansejumlah 71 kali dengan volume sejumlah 1.807 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp667,25 juta




Direktur Utama Medikaloka Hermina Hasmoro memaparkan, sekitar masa penawaran yang dilaksanakan pada tanggal 8-11 Mei 2018, penawaran saham perseroan mengalami keunggulan permintaan (oversubscribe) sampai 29 kali dari investor ritel.

"Dengan kode saham HEAL yang dalam Bahasa Inggris memiliki makna menyembuhkan. Jadi ini sesuai dengan usaha lokasi tinggal sakit yangmenolong menyembuhkan pasien. Dengan visi tumbuh sehat dan berumur panjang, perusahaan berkomitmen bakal selalu menyerahkan nilai tambahuntuk pemegang saham," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Dari IPO ini, perusahaan menargetkan bisa meraih dana Rp1,3 triliun. Adapun dana itu akan dipakai untuk peningkatan rumah sakit baru sebesar 25%, dan pembelian perangkat medis sebesar 25%.

Perusahaan pun akan memakai sebanyak 38% guna pelunasan semua utang perseroan dengan PT DBS Indonesia dan medium term notes I Medikaloka Hermina tahun 2017 serta sejumlah 12% guna pembiayaan keperluan operasional lainnya.

Penjamin penyelenggara emisi efek dalam aksi korporasi Hermina ini, antara beda PR Citigroup Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.

Sementara yang berperan menjadi penjamin emisi efek, antara beda Artha Sekuritas Indonesia, Indosurya Bersinar Sekuritas, Megenta Kapital Sekuritas Indonesia, NH Korindo Sekuritas Indonesia, Orix Sekuritas, Panin Sekuritas, Philip Sekuritas Indonesia, Shinhan Sekuritas Indonesia dan Wanteg Sekuritas.

Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan membukukan perkembangan kinerja yang baik dengan total penghasilan sebesar Rp2,7 triliun dan EBITDA sebesar Rp574,9 miliar pada tahun fiskal 2017. Dalam tiga tahun terakhir. Perseroan telah menjangkau pertumbuhan rata-rata tahunan majemuk aiau Isuiahnya Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 25,2% untukpenghasilan dan 30,8% guna EBITDA.


Debut Perdana, Saham Rumah Sakit Hermina Langsung Turun 2,7% Debut Perdana, Saham Rumah Sakit Hermina Langsung Turun 2,7% Reviewed by Mutia Olyvia on Mei 15, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.